Thursday, 17 May 2012

Himpsi Dampingi Keluarga Korban Sukhoi


Kecelakaan pesawat Sukhoi Superjet 100 pada hari Rabu lalu membuat banyak keluarga korban mengalami duka yang mendalam. Sebagai wujud untuk meringankan duka tersebut, Himpunan Psikologi Indonesia (Himpsi) membuka posko bantuan pelayanan psikologi di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta.
Posko dibuka untuk membantu para keluarga korban kecelakaan yang ingin melakukan konseling.
“Tugas kami mendampingi keluarga korban. Kalau misalnya menghadapi musibah kan ada fasenya, kita terkejut, shock sampai kita bisa menerima hal itu,” jelas Westka Amalia, salah satu anggota Himpsi di Bandara Halim Perdanakusuma, Sabtu (12/5).
Pendampingan yang dilakukan berupa tahapan komunikasi dengan pihak keluarga, biarkan mereka menyalurkan seluruh isi hatinya agar beban yang menekan bisa sedikit berkurang. Setelah itu, keluarga bisa sedikit lebih nyaman dengan penetrasi komunikasi dari psikolog. Tujuannya agar keluarga bisa kembali bangkit dari kesedihannya.
“Ya kita tempatkan di ruangan yang nyaman, entah dia mau nangis, cerita, kita menyesuaikan. Ketika dia sudah cerita, kita mulai masuk dengan pemahaman siapa pemilik hidup kita. Kan intinya tiap orang punya keyakinan,” jelasnya.
Westka mengatakan, bantuan sosial ini sebenarnya sudah dilakukan sejak kemarin. Pada saat itu mereka masih memantau perkembangan kasus melalui media massa dengan memperhatikan tekanan pada kondisi keluarga korban saat berita tersebut diterima.
Rencananya, tim psikolog ini akan mendampingi keluarga korban sampai esok hari, namun tergantung bagaimana kondisi di lapangan. “Sampai besok, cuma ingin menyesuaikan lagi dengan situasi lapangan. Meskipun kasusnya sama, tapi penerimaan orang kan beda-beda,” lanjutnya.
Posko pelayanan psikologi tersebut berada di posko kesehatan. Disana ada petugas dari Himpsi yang sudah siap membantu bila ada yang membutuhkan bantuan psikologis.
Westka juga berharap ada pihak lain yang ikut memberikan pendampingan psikologis bagi keluarga korban yang mengalami tekanan. (mi/kmp/mba)

No comments:

Post a comment